Nanang Prasetyo (11 poin)   8 Feb 2016   Nasional   10,964 dilihat
Dear Pemerintah,
Pelaut Indonesia jarang atau bahkan tak pernah demo blokir jalan, berbondong bondong di depan gedung DPR. Dan lain-lain. Mungkinkah itu yang membuat DEBHUB Laut menjadikan kami bulan-bulanan dengan segala tetek bengek ketetapan. Kami Pelaut Indonesia bukanlah milyarder yang mempunyai banyak waktu luang dan berlibur di pelayarannya. Kami bekerja dengan curahan darah, air mata dan keringat disana. Tapi kenapa ada pihak yang menjadikan kita seperti sapi perah.
INTI KELUHAN KAMI:.
Mulai dari revalidasi sertifikat, sampai yang terbaru, IJAZAH KOMPETENSI kok dibuat masa berlaku (DATE OF EXPIRY) selama 5 tahun. Kami duduk dibangku sekolah dengan waktu dan biaya tidak sedikit, tetapi dilain sisi ijazah kami cuma berlaku 5 tahun. Walaupun tidak hilang dari daftar, tetapi perusahaan pasti tidak mau menggunakan kami karena ijazah expire. Belum lagi nantinya akan dipersulit oleh petugas dilapangan karena alasan tersebut. Dan itu akan memaksa kita kembali mengurus permasalahan tersebut tentunya dengan waktu dan biaya yang besar.
Yang membuat lucu adalah alasanya (berdasarkan isu yang menyebar) adalah untuk mendeteksi atau mengurangi ijazah palsu. Kami heran, ijazah palsu ini yang membuat siapa? Sampai DEPHUP laut sendiri tidak mengetahui mana ijazah palsu dan mana yang asli. Kalau benar itu alasanya, ini adalah kelemahan DEPHUP-laut. Kenapa kami para pelaut yang menanggung. Tapi apapun alasanya Rasanya belum ada cerita ijazah expire kecuali IJAZAH PELAUT INDONESIA. Dan itu sangat aneh dan menyulitkan.
Kepada pemerintah yang bersangkutan, tolong dikaji lagi, rasanya tidak berlebihan jika kami menuntut pembatalan ketetapan tersebut. Tidak pantas rasanya sebagai bangsa yang bermartabat memperlakukan kami seperti itu. Kami tidak mengungkit berapa banyak devisa negara dari pekerjaan kami, tapi hanya minta sedikit ruang bahwa kami juga manusia Indonesia yang butuh perlakuan adil dari pemerintah. Kalau pemerintah tidak bisa memperjuangkan gaji kami, setidaknya janganlah mempersulit kami.
Demikian sedikit keluh kesah kami diantara sekian banyak daftar yang belum disampaikan. Semoga ada tanggapan dari pemerintah yang bersangkutan. Amien.
 
Bambang Danish (1 poin)   29 Jun 2016
ia betul itu pak saya sebagai pelaut lokal dengan gaji lokal sangat memberatkan apalagi dengan seringnya perubahan atau updeting ijazah laut.
Dedi Ariwibowo (6 poin)   27 Okt 2016
Kalo mengurus sertifikat dan updating ijasah laut diindonesia 1hari selesai seh gpp,ini untuk mengurus semua sertifikat dan updating kami pelaut terpaksa menganggur krn mengurus semua itu butuh waktu berbulan2.saya updating diBP2IP TANGERANG dari bulan 2 sampai sekarang ijasah ga keluar2,birokrasi macam apa ini pak????
Adam Armando (1 poin)   31 Okt 2016
Coba ditanya ke pukp bp2ip tangerangnya pak.takutnya ada dokumen yang belum lengkap.soalnya saya kmren agustus gtu jga ngambil ijazah niatnya malah dapat kabar kurang dokumen/persyaratan.akhirnya bru saya lengkapin ulang.setelah itu dapat konfirmasi bahwa updatingnya baru diajukan ke diperla.
Kenzie Maharaja Eria (10 poin)   1 Nov 2016
Betul....!!!  Mohon ditanggapi secara serius pak.. kasihan para pelaut kita dan mohon juga supaya pengurusan Buku Pelaut dan Ijazah Pelaut JANGAN DIPERSULIT...!!!

3 Tanggapan

+2 vote
Adnan Fahlevi (5 poin)   30 Okt 2016
Aneh tapi nyata, perlakuan tidak sepantasnya bagi salah satu profesi yang turut berperan besar dalam mendatangkan devisa bagi negara. Sungguh ironis ketika pekerjaan penuh resiko tanpa tunjangan di hari tua, mendapatkan perlakuan seperti anak tiri yang tidak di harapkan oleh orang tua asuh nya..
Adam Armando (1 poin)   31 Okt 2016
Setuju.jangan lupa vote ya pada teman2 yang sudah baca.soalnya laman ini udah dikunjungi 7k+ tpi vote baru 9,trmksih.biar cepat dapat tanggapan,
+2 vote
Unc Je (4 poin)   20 Feb
Benar sekalian kasi penjelasan knp harga sertifikat di sekolah pelaut negri di daerah lebih mahal drpada di pusat? Apa pakai hitungan untung rugi harga tiket dan biaya inap? Apakah sklah negri didaerah pakai uang pribadi badik sendri? N bkan dri pemerintah? Dan knp pengurusannya selalu repot? Berbelit2 dalam pelayanan bila di bandingaka. Dgn badan swasta.? Trima kasih smg ada pejabat yg baca dan tersinggung trs sakit giginya kena kritik.
+1 vote
Dwi Paskah S (12 poin)   9 Mar
Cobalah pemerintah membuka MATA, penyumbang devisa yg besar tapi diperlakukan tidak layak oleh Negara, kami pekerja maritime khusunya pelaut bukan hanya penyumbang devisa, pelaut juga meningkatkan martabat TKI di luar negeri, karena kami adalah pekerja2 profesional dengan sertifikasi sesuai dengan standard international, tidak sedikit para pelaut menjabat level tertinggi diatas kapal, di luar pelaut Indonesia disegani didalam negeri pelaut tidak ubahnya seperti sapi perahan, Indonesia masih sangat2 jauh untuk bermimpi menjadi poros maritime international walaupun potensinya sangat banyak, semua tergantung pemanfaatannya, contoh yg sangat  kecil tenaga kerja pelautnya yg disia- siakan
Selamat Datang di Lapor Presiden, di mana Anda sebagai rakyat dari seluruh Indonesia dapat mengajukan laporan seputar masalah dari berbagai aspek untuk diajukan ke Presiden dan menerima tanggapan dari anggota masyarakat lainnya.
...